28 Desember 2011
Mengenalkan Batik di Jalanan
Namun belakangan pesanan berkurang setelah Madura berhasil mengembangkan batik di daerahnya. Lantaran tak ada inovasi lain, pada 1990-an banyak perajin yang gulung tikar detail
28 Desember 2011
Ini Filosofi 14 Batik Asli Jawa Timur
"14 Batik Jatim Berfilosofi itu kami temukan dengan mengacu pada artefak yang masih ada, wawancara perajin yang melestarikannya, dan cara berpikir masyarakat, karena ada masyarakat kita yang sangat vulgar," kata Ketua Kibas Lintu Tulistyantoro di Surabaya detail
» index berita
Didit Barang Sampai Sesuai Selera gan
Trims Gan,
Ntar ada Rezeki ane pesan lgi..
Regard
Didit
core komputer keluarga besar Core Komputer Pontianak.... mengucapkan selamat atas webstore BATIK MADURA.net
lillys moga makin sukses y
tyas [URL]Salam Sukses!!!!
» isi testimonial
» lihat testimonial
|

| News |
Ini Filosofi 14 Batik Asli Jawa Timur28 Desember 2011
TEMPO.CO, Surabaya - Komunitas Batik Jawa Timur di Surabaya menemukan 14 batik Jatim Berfilosofi yang dilestarikan turun-temurun dari generasi ke generasi.
"14 Batik Jatim Berfilosofi itu kami temukan dengan mengacu pada artefak yang masih ada, wawancara perajin yang melestarikannya, dan cara berpikir masyarakat, karena ada masyarakat kita yang sangat vulgar," kata Ketua Kibas Lintu Tulistyantoro di Surabaya, Sabtu, 1 Oktober 2011.
Menurut dosen Universitas Kristen Petra (UKP) Surabaya itu, komunitas yang dipimpinnya ini akan segera menerbitkan buku tentang Batik Jatim Berfilosofi pada akhir tahun 2011.
Batik Berfilosofi ini antara lain Rawan (Tulungagung), Wahyu (Tulungagung dan Tuban), Gringsing (Tuban dan Tulungagung), Sidomukti (Tulungagung), dan Satrio Manah (Mojokerto, Tuban, dan Tulungagung).
Selain itu juga ada Mahkota (Sidoarjo), Pring Sedapur (Sidoarjo), Kembang Malathe (Madura), Kangkung Setingkes (Banyuwangi), Per Keper (Pamekasan), Tong Centong (Pamekasan), Sabet Rante (Pamekasan), Tasek Melaya (Tanjungbumi, Bangkalan), dan Jung Drajat (Madura).
"Gringsing berasal dari kata gering (bahasa Jawa) yang berarti kurus. Harapannya, pemakai batik gringsing tidak akan gering lagi atau dalam istilah Jawa disebut sedulur papat lima panjer (empat arah dengan lima sebagai pusat). Simbolnya lingkaran atau bulatan dengan titik di tengahnya," katanya.
Ia menjelaskan batik dengan tema gringsing memiliki filosofi, yakni keseimbangan. "Kalau pria bertemu wanita, kalau negatif bertemu positif, maka akan terjadi keseimbangan. Keseimbangan itu kemakmuran, kesuburan," katanya.
Untuk tema pernikahan, katanya, mulai dari batik untuk lamaran hingga pasca-pernikahan. "Antara lain batik mahkota dari Sidoarjo yang menandai bahwa pemakainya yang mau menikah merupakan orang yang terpandang," katanya.
WDA | ANT
Sumber : Tempo
|
| Baca juga |
| » |
28 Desember 2011 Mengenalkan Batik di Jalanan Namun belakangan pesanan berkurang setelah Madura berhasil mengembangkan batik di daerahnya. Lantaran tak ada inovasi lain, pada 1990-an banyak perajin yang gulung tikar
|
| » |
27 Februari 2011 Batik Tradisional Madura Bisa Punah Motif batik tradisional Madura, Jatim, bisa punah, jika para perajin dan pengusaha batik tergiur mengikuti tren motif batik soft, yakni motif batik yang cenderung diminati pasar akhir-akhir ini.
|
| » |
24 Januari 2011 Letupan Madura MADURA -- memang tak terlalu luas -- terdiri dari empat kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Tetapi bila bayangan Anda tentang pulau ini hanya karapan sapi, sengatan arang matahari, ladang garam, tanah pesisir yang gersang belaka, lalu apa yang tampak pada karya batik dari sana?
|
| » |
17 Januari 2011 "Ngejreng" yang Memikat dari Madura Batik Madura memang memiliki daya pikat tersendiri, antara lain pada pewarnaannya yang tajam atau lebih dikenal dengan istilah ngejreng.
|
| » |
28 November 2010 Tips Merawat Batik Batik memang sedang tren. Namun, bisa jadi belum banyak orang yang mengetahui cara merawat pakaian batik agar warnanya tetap awet.
|
|
 Bank Mandiri Surabaya Indrapura No. Rek. 140-000-6911-581 A.n. Budi Widodo
 Bank BCA Surabaya Indrapura No. Rek. 468-134-8292 A.n. Budi Widodo
|