Batik Tulis Madura Hand Drawn Madurese Batik
Selamat datang di batikmadura.net tempat berbelanja batik tulis madura yang aman dan terpercaya
Home How to Buy Site Map About Us Contact Us
Shopping Cart
shopping cart 0 item
News
22 April 2012
Proses Pembuatan Batik Tulis Madura
Cara membuat batik tulis sejak dulu hingga sekarang tidak banyak berubah. Sama halnya dengan proses pembuatan batik Madura. Yang berubah adalah makin beragamnya motif batik dan jenis kain untuk membatik. Hal inilah yang membuat batik makin banyak diminati. detail

28 Desember 2011
Mengenalkan Batik di Jalanan
Namun belakangan pesanan berkurang setelah Madura berhasil mengembangkan batik di daerahnya. Lantaran tak ada inovasi lain, pada 1990-an banyak perajin yang gulung tikar detail

» index berita
Testimonial
Didit
Barang Sampai Sesuai Selera gan Trims Gan, Ntar ada Rezeki ane pesan lgi.. Regard Didit

core komputer
keluarga besar Core Komputer Pontianak.... mengucapkan selamat atas webstore BATIK MADURA.net

lillys
moga makin sukses y

tyas
[URL]
Salam Sukses!!!!

» isi testimonial
» lihat testimonial

News

"Ngejreng" yang Memikat dari Madura

17 Januari 2011

Oleh Nasru Alam Aziz

Madura selalu identik dengan garam atau karapan sapi. Padahal, kepulauan berpenduduk 3,6 juta jiwa itu juga memiliki kekayaan yang diwariskan turun-temurun berupa keterampilan membatik yang menghasilkan karya seni bercita rasa tinggi.

Batik Madura memang memiliki daya pikat tersendiri, antara lain pada pewarnaannya yang tajam atau lebih dikenal dengan istilah ngejreng. Dalam selembar kain, misalnya, bisa muncul warna yang kontras, yang tidak mungkin ditemukan pada kain batik pedalaman ataupun pesisiran di Jawa. "Batik Madura sangat ekspresif ketimbang batik Jawa pada umumnya. Teknik coletan lebih banyak digunakan di Madura. Itu ekspresif. Kalau tampak kasar atau tidak rapi mencoletnya, itulah karakter batik Madura. Jangan dibilang batik murahan," kata Ketua Komunitas Batik Surabaya Lintu Tulistyantoro.

Selembar kain batik Madura, lanjutnya, bisa menggambarkan kebebasan masyarakat dalam berekspresi. Ciri pesisiran pada batik Madura tampak pada motif yang lebih memunculkan unsur laut, seperti sisik ikan, kerang, atau sulur rumput laut.

Dari segi teknik pembuatan, lanjut Lintu, salah satu yang khas adalah batik gentongan. Jenis ini hanya ditemukan di Tanjung Bumi, Bangkalan.Keistimewaannya, semakin lama warnanya makin cerah. Batik jenis ini adalah yang termahal di Madura. Di tingkat perajin, harganya jutaan rupiah per lembar. Motif klasik, seperti carcena, sisik malaya, sisik amparan, atau sekoh, memang tak pernah sirna. Meski demikian, perajin batik rumahan yang tersebar di desa juga rajin mengikuti selera pasar. Mereka menciptakan batik kontemporer dengan motif yang disebut inul, manohara, suramadu, bahkan SBY.

Motif inul meliuk-meliuk, mengingatkan orang pada gerakan goyang ngebor penyanyi Inul Daratista. Motif manohara meniru motif busana yang sering dikenakan artis Manohara Odelia Pinot.

Motif yang relatif baru adalah suramadu yang didominasi sulur sulur mirip tali-tali bentangan Jembatan Suramadu (yang menghubungkan Surabaya dengan Madura). Selain itu, ada juga motif SBY, yang merupakan duplikasi dari motif batik yang dikenakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat meresmikan Jembatan Suramadu.

Tak dapat dimungkiri, batik Madura menemukan momentumnya ketika Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Madura dengan Pulau Jawa diresmikan pada Juni 2009 dan kemudian United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) mengukuhkan batik sebagai warisan budaya dunia asal Indonesia.

"Setelah Jembatan Suramadu diresmikan, omzet saya naik lebih dari 100 persen," cerita Muafi, pemilik usaha Ideal Batik Madura di Dusun Banyumas, Desa Klampar, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan.

Sentra batik tersebar di pesisir pulau seluas 5.304 kilometer persegi itu, mulai dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan, hingga Sumenep. Setiap hari ada ribuan lembar kain batik dengan berbagai corak yang dihasilkan di sana.

Desa Klampar merupakan produsen batik terbesar di Pamekasan. Dari dua dusun, Banyumas dan Batubaja, terdapat tidak kurang dari 600 perajin batik rumahan, termasuk sekitar 80 pengusaha batik yang mempekerjakan rata-rata 12 orang.Dari dua dusun itu, setiap pekan lebih dari 5.000 lembar kain batik Madura menyebar hingga Surabaya dan kota lainnya.

Sentra batik lainnya yang terkenal adalah Pekandangan dan Pragaan di Kabupaten Sumenep serta Tanjung Bumi di Kabupaten Bangkalan. Jika ingin membeli batik Madura di pasar, salah satu yang bisa dikunjungi adalah Pasar Tujuh Belas Agustus di Pamekasan. Pada hari pasar, Kamis dan Minggu, salah satu blok yang berisi lebih dari 100 lapak penuh dijejali pedagang batik. Pedagang menggelar kain batik di atas selembar tikar atau disampirkan pada seutas tali rafia yang diikatkan pada pilar-pilar pasar berkonstruksi kayu. Blok pasar batik bersebelahan dengan blok pedagang beras dan rempah-rempah yang senyap dan pasar hewan yang hiruk-pikuk.

Sepanjang pukul 07.00 hingga pukul 11.00, pasar batik tradisional ini menjadi lahan perburuan pembeli dengan partai besar, baik dari Jawa maupun daerah lain di Madura.

Harga kain batik di pasar itu relatif murah karena sebagian penjualnya adalah perajin. H Hasbullah, perajin batik tulis asal Desa Klampar, mencontohkan, selembar kain batik tulis yang ia jual Rp 55.000 di Pamekasan, setelah sampai di Surabaya, dipasarkan dengan harga Rp 125.000. Cukup fantastis perbedaan harganya. Namun berapa pun harganya, batik Madura tetap menarik dengan warna yang ”ngejreng”.

Sumber : KOMPAS.com



Baca juga
  » 22 April 2012
Proses Pembuatan Batik Tulis Madura
Cara membuat batik tulis sejak dulu hingga sekarang tidak banyak berubah. Sama halnya dengan proses pembuatan batik Madura. Yang berubah adalah makin beragamnya motif batik dan jenis kain untuk membatik. Hal inilah yang membuat batik makin banyak diminati.

  » 28 Desember 2011
Mengenalkan Batik di Jalanan
Namun belakangan pesanan berkurang setelah Madura berhasil mengembangkan batik di daerahnya. Lantaran tak ada inovasi lain, pada 1990-an banyak perajin yang gulung tikar

  » 28 Desember 2011
Ini Filosofi 14 Batik Asli Jawa Timur
"14 Batik Jatim Berfilosofi itu kami temukan dengan mengacu pada artefak yang masih ada, wawancara perajin yang melestarikannya, dan cara berpikir masyarakat, karena ada masyarakat kita yang sangat vulgar," kata Ketua Kibas Lintu Tulistyantoro di Surabaya

  » 27 Februari 2011
Batik Tradisional Madura Bisa Punah
Motif batik tradisional Madura, Jatim, bisa punah, jika para perajin dan pengusaha batik tergiur mengikuti tren motif batik soft, yakni motif batik yang cenderung diminati pasar akhir-akhir ini.

  » 24 Januari 2011
Letupan Madura
MADURA -- memang tak terlalu luas -- terdiri dari empat kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Tetapi bila bayangan Anda tentang pulau ini hanya karapan sapi, sengatan arang matahari, ladang garam, tanah pesisir yang gersang belaka, lalu apa yang tampak pada karya batik dari sana?

Banner
100% Cinta Indonesia
wonderfulindonesia
Information
2 user sedang online
Anda pengunjung ke-71,528

batik.nayaka
Search
Search:
Pembayaran
Bank Mandiri
Bank Mandiri
Surabaya Indrapura
No. Rek. 140-000-6911-581
A.n. Budi Widodo

Bank BCA
Bank BCA
Surabaya Indrapura
No. Rek. 468-134-8292
A.n. Budi Widodo

USD Calc
US$ x Rp. 8,800 =
Rp.  
© 2010 batikmadura.net
Pontianak - Indonesia

Toko Online